Friday, June 11, 2010

Cemburu

"Apa !!, cemburu ?, Sudah bukan itu perso'alannya, aku hanya merasa terhina, dia memintaku sembunyi di balik dinding tebal, menebalkan gincu bibirku hanya untuknya,  dia sendiri bebas melempar pandangan dan khayal liarnya pada wanita jalang".


*Sebuah ungkapan pedas seseorang atas "kecurangan" kekasihnya*

Sering kita melihat, sebuah fenomena yang dinamakan orang dengan istilah 'Cemburu' dimana bisa saja awal kejadiannya berbeda-beda pada setiap pasangan.

Mungkin saja hal itu dipicu manakala sepasang suami istri sedang berjalan-jalan di sebuah mall tiba-tiba berpapasan dengan mereka seorang wanita cantik berpakaian seksi atau bisa jadi wanita itu berpakaian tertutup namun tetap terlihat sangat cantik, lalu tanpa disadari sang suami melirik wanita itu, agak lama dan sang istri mengetahuinya.

Atau bisa jadi tanpa disengaja seorang wanita mengetahui kekasihnya diam-diam melihat-lihat dengan seksama foto album seorang wanita cantik teman facebooknya. Atau tiba-tiba ia melihat jejak pacarnya telah melakukan chatting di internet dengan seorang rupawan selain dirinya.


Banyak kejadian seperti itu yang dapat menjadi awal mula sebuah perselisihan terjadi yang dapat berakibat rusaknya sebuah hubungan.
Lalu jika salah satu fihak yang merasa di"selingkuhi" walaupun masih pada tahap "main mata" itu bereaksi apakah hal itu salah?
Tentu saja hal itu akan sangat tergantung bagaimana reaksi itu diberikan dan reaksi akan bergantung pula pada apakah dia mengetahui sebab-sebab mengapa"main mata" itu terjadi.


Sering fihak yang merasa dicemburui oleh pasangannya (katanya, kebanyakan kaum pria) merasa tidak nyaman dengan kesensitifan pasangannya saat kekasihnya itu mengetahui "kenakalannya" . Mereka akan dengan mudah menyatakan bahwa pasangannya itu 'Cemburuan' atau 'Curigaan'.
Padahal jika ditelusuri apa yang terjadi pada perasaan fihak yang merasa "dikhianati" (biasanya kebanyakan kaum wanita) akan terungkap bahwa mereka bukan cemburu atau curiga secara membabi buta dan otomatis menuduh kekasihnya telah berkhianat besar kepadanya.
Seperti yang terungkap dalam kata-kata di ungkapan di atas, reaksi yang diberikan oleh fihak yang merasa "dicurangi" (katanya kebanyakan kaum wanita) adalah bahwa sesungguhnya "cemburu" yang dialamatkan kepada mereka adalah sebuah tuduhan yang tidak adil, mereka hanya merasa tidak dihargai, tidak dihormati keberadaannya sebagai seseorang yang telah menjadi teman hidup bukan sekedar teman ngobrol atau teman remeh temeh lainnya bagi kekasihnya.





Sebuah fenomena yang sesungguhnya semuanya berhilir pada merajalelanya hawa nafsu. Dimana mata penglihatan manusia memang menyukai hal-hal indah untuk dilihat. Dan lebih jauhnya hal-hal indah untuk dirasakan. Selama berada pada track yang  benar maka hal itu tidak menjadi masalah. Oleh sebab itu dalam agama Islam (karena itu yang saya ketahui walaupun sedikit) ada tuntunan tentang menjaga pandangan dan menjaga hati. Tertera dalam kitabNYA bahwa:


Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat ".
QS. an-Nur (24) : 30

Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
QS. an-Nur (24) : 31


Wallahu a'lam.
Hanya menyimak fenomena, selanjutnya..terserah anda (^;^)

Keep spirit !

19 comments:

Anonymous said...

Mba saya mau btanya, apa yg mba maksud dengan :
1. "Main mata"
2. "Kenakalannya"
3. "Dihianati"
4. "Dicurangi"

lalu yang kedua, bagaimana kita tahu (hati) orang tersebut telah :

1. "Main mata"
2. "Nakal"
3. "Hianat"
4. "Curang"

Trims mba, mudah2an saya tidak mengalaminya .... good pagi, selamat morning ...

Pojok Ruangan said...

Cemburu oh aku cemburu...

yansDalamJeda said...

Berhilir pada merajalelanya hawa nafsu......
Salahkah aku yang cemburu?

W i e d e s i g n a r c h said...

ini yg aq khawatir selama ini, adalah
aq bukan org yg cemburuan,
bahkan naif menurut mantanku
tp, aq khawatir suatu waktu nanti
aq cemburu, dan aq ga tau bgaimana mengatasinya
krn aq belum kenal
aah.. Hehe
hati oh hati
jiwa mana yg tak hidup tanpa hati, hehe

NURA said...

salam sobat
wah cemburu tandanya masih cinta mba,,
trims kunjungannya ke SA dan follownya.
saya juga sudah follow balik dengan nama Hanura damayanti
salam kenal mba Windya.

inge / cyber dreamer said...

cemburu, selama dng alasan yg wajar itu sah2 aja...

Sang Cerpenis bercerita said...

cemburu boleh tapi jgn sampai kalap

Lulus Sutopo said...

Cemburu tu kan artinya masih mencintai dengan sepenuh hati,karena takut Cintanya akan Hilang betul begitu Mbak,Salam kenal dan sukses selalu

Winny Widyawati said...

@ Ano (I think I know you hehehe)
Itukan bahasa kiasan makanya sy kasih tanda "..." intinya kita hanya bisa bereaksi atas apa yg terlihat, masalah hati hanya Tuhan yg tahu.
*Senyuuum...*

@ Pojok Ruangan
Haha cemburu nggak nahaan rasanya...sebel tapi kangen yaa hihi

@ YansDalamJeda
Salahkah aku mengaguminya?...Hmmm

@ mb.Wied
Waah berarti mb.Wied org yg beruntung tdk dirumitkan dg yg namanya si Cemburu ini hehehe

@ Nura
Wah sama-sama ya mbak :)

@ Inge
Sudah sah Nge? Baiklah..!

@ mb.Fanny
Yg sedang-sedang aja ya mbak, kyk lagu dandut hehe

@ Lulus Sutopo
Katanya sih begitu mas, tp katanya jgn berlebihan ya :)

Elsa said...

wah blognya bagus banget Mbak
warnanya bikin betah berteduh disini
postingannya juga bikin pembacanya tambah ilmu...

Elsa said...

btw... penggalan ayat ayatnya... cocok buat Luna Maya sama Ariel tuh.
hehehehee....

ketauan nih, kalo suka lihat acara gosip ya
jadi malu sendiri

CLara said...

cemburu kalo berlebihan bisa bahaya juga deh

Winny Widyawati said...

@ Elsa
Trimkasih Elsa, mau berteduh disini :)
Gpp liat acara gosip asal jgn berlebihan & yg jelek2 jgn ditiru ya ^;^

@ Clara
Bener banget mbak Clara

Anak Rantau said...

Kok pacarku nggak pernah cemburu sama aku ya..xixi...
pengen sih di cemburui.
Padahal aku ganteng lho...wkwkwkw....

Sang Cerpenis bercerita said...

tapi cemburu itu bumbu cinta lho

Winny Widyawati said...

@ Anak Rantau
Wah pacarnya musti diperiksa ke dokter asmara tuh, coba di rontgen, apakah di hatinya masih ada anak Rantau atau jangan2 sekarang anaknya udah pulang hihi

@ mb.Fany
Bumbunya rasa ayam apa rasa sapi tuh mbak? hehe

Bahauddin Amyasi said...

Cemburulah bungaku, karena cemburu adalah bahasa lain dari cinta. Begitu kata salah seorang pujangga, Mbak..
hehe..

Salam semangat!

nuances pen dofollow said...

cemburu itu nikmat, bagaikan masakan harus ada garamnya! tapi jangan kebanyakan nanti terlalu asin!

yasinta virda said...

salam kenal ni mbk,,,yg cocok buat ngewakilin perasaan ku saat ni,,padahal wkt pacaran aku gak secemburu ini,,,eh udah nikah rasa cemburu ini malah semakin besar eh parahnya lagi timbul rasa curiga,,,padahal aku gak mau lo kayak gini,,rasanya nyakiti perasaan kita sendiri,,,