Wednesday, March 9, 2011

Lihat Albumku Tuhan

Tuhanku.......


Hari ini bukan hari ulang tahunku, bukan ulangtahun siapapun. Tetapi,tidak harus pada hari ulang tahun orang mentafakuri perjalanan hidupnya bukan ?.


Aku mencoba membuka "Album kenangan hidupku", kuamati satu persatu, dan kudapati "gambar-gambarnya" yang beraneka tema dan cerita. Mulai gambar2 masa kecilku hingga masaku kini, dan mencoba membayangkan akan seperti apa gambaranku nanti.


Aku tercenung...... menatap satu potret di tengah halaman "albumku" itu...."Selembar foto" masa bertahun-tahun hidupku, hidup di dalam idealisme yang kutemukan disaat-saat pencarianku akan makna kehidupan. Dimana hal ini pernah membawaku pada kegairahan untuk bekerja bahkan berjuang demi sirnanya haus jiwaku akan sesuatu yang kuanggap kebenaran.


Idealisme yang tumbuh, yang diawali oleh rindu hatiku kepada Tuhan yang Mencipta segala sesuatu.

Selama masa itu,segala gelombang kehidupan kuhadapi dengan gigih dan kekuatan ide yang kupegang teguhi. Bahkan sampai pada fase dimana secara sadar kubawa seluruh episode hidupku di dalam lingkarannya.


Bertahun-tahun kujalani kehidupan itu....,hingga pada suatu titik,dimana hatiku bertanya...."Dimana Tuhan yang kucari? ....Yang untuk itu kujalani hidup dengan tabah....
Mengapa hanya simbol-simbolNYA saja yang ditinggikan, sedang kepada DiriNYA aku merasa semakin jauh.


Belasan tahunku berganti menjadi kegundah gulanaan. Adakah idealisme yang dipancangkan di atas dasar kebenaran,justru menjauhkan insan dari Penciptanya dan dari tuntunan utusanNYA....???


Adakah Kebenaran yang mengajarkan kemuliaan akhlaq,justru menjauhkan insan dari menyayangi sesamanya.....


Tersungkur dalam sujud dan air mata, do'aku...............Kiranya Tuhan menunjukkan padaku Kebenaran itu.
Kebenaran yang hakiki, bukan idealisme yang angkuh, idealisme yang dipimpin oleh nafsu, idealisme yang haus kekuasaan, yang memandang manusia lain lebih rendah dan sesat ,yang karena itu merasa memiliki musuh dimana-mana.....


Tersadar aku...Bahwa manusia membutuhkan pembimbing........
Namun bukan pembimbing yang penuh otaknya dengan isi kitab-kitab agama atau "berbuih" mulutnya dengan Nash2 Al-Qur'an dan Hadist.


Manusia membutuhkan Pembimbing yang Allah sendiri yang memilihnya bagi mereka dan lalu penerusnya yang berhak dan sah hingga akhir zaman.......


Kutatap albumku......Semua tentang perjalananku....
Perjalanku yang merindukanMU Tuhan, yang untuk itu kuhabiskan waktuku mencariMU.........


Terima kasih Allah Tuhanku, bersama Sang Pembimbing, harapku.....Tak lama lagi...,dapat selamat berjumpa dengan MU......aamiin

10 comments:

Rubiyanto Sutrisno said...

Maha Besar Allah .....

Sukadi said...

DIA tidak pernah tidur Mbak... :)

albertus goentoer tjahjadi said...

bersyukur atas seluruh perjalanan yang telah dan akan terjadi mbak...

catatan kecilku said...

mbak... ijin utk meneruskan catatan mbak winny di atas utk Dyah ya..?

the other said...

rasanya aku juga perlu membuka album lamaku mbak.. supaya aku bisa memperbaiki diri lagi.

Place to Study said...

tante... shasa ikutan datang nih.

Yhantee said...

subhannalloh... indahnya caraMU(alloh) membuat kita dewasa...

kunjungan pertama mbak.. salam kenal ^_^

NINDAAA said...

dunia memang semakin keras mbak :( bikin miris

Tanpa Bingkai said...

teh win..... bagaimana caranya agar kita bisa konstan dalam mensyukuri nikmat Nya yah... aku ingin bisa memujiNya selalu dengan kalimat seindah Teteh Win ^_^

Nyach said...

menggugah untuk bersabar dalam penderitaan, bersyukur kita dapat keadaan lebih baek dari mereka, menggugah rasa syukur agar tidak kufur